Kenapa peta hutan masih tertutup kabut asap?

Lebih dari seperempat hutan di Indonesia habis dalam kurun waktu 25 tahun. Kehancuran ini memicu terjadinya krisis dan bencana lingkungan yang hampir tak terpulihkan.

Salah satu langkah penting untuk mengatasi kehancuran hutan dan gambut adalah keterbukaan data dan informasi geospasial (peta) agar publik bisa berpartisipasi aktif dan memiliki peran dalam perlindungan hutan. Pemerintah harus lebih berani untuk terbuka bersama-sama melindungi dan melestarikan hutan tersisa.

Kita berkejaran dengan waktu dan kami mendesak transparansi. Tanda tangani petisinya sekarang, minta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk membuka akses publik terhadap informasi geospasial kehutanan (peta).

KEPO ITU BAIK
Gunakan hak kamu untuk tahu, minta keterbukaan informasi untuk masa depan hutan sekarang!

Kepada Yth.
Ibu Siti Nurbaya
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Republik Indonesia

Keterbukaan informasi geospasial penting untuk melindungi hutan bagi masa depan. Saya berhak tahu siapa yang bertanggung jawab atas bencana seperti kebakaran hutan, saya berhak tahu dimana kawasan hutan yang dilindungi dan yang telah terdeforestasi. Berikan akses bagi publik untuk ikut mengawasi hutan, sebelum bencana datang lagi.

Alamat email tidak boleh kosong.

Nama tidak boleh kosong.

Q&A

Apa yang perlu kamu ketahui tentang transparansi data peta dan permohonan informasi yang diajukan Greenpeace Indonesia.

Bersama kita bisa mencegah kebakaran dan melindungi hutan Indonesia.